global.pesantren@yahoo.com

Archive for October 2014

Sekolah Sebagai Usaha Sekularisasi Sistematis

Sekolah sejak awal berdirinya tidak memiliki basis agama karena fondasi utamanya filsafat positivisme yang sekuler-rasional-materialistik. Melihat sejarah bagaimana sekolah didirikan oleh kolonial dalam kebijakan yang disebut Etische Politiek sekitar tahun 1901, latar tujuannya tidak lain untuk menghambat dan menghalangi anak-anak pribumi Nusantara untuk belajar di pesantren-pesantren, pendidikan […]

Read more

Noah, Film Penghujat Nabi Nuh

Sabtu siang, 11 Oktober 2014 saat di Jogja, anak saya memutarkan film          berjudul Noah yang diunduhnya dari internet. Berharap menonton kisah Nabi Nuh versi terbaru, saya justru terkejut melihat tampilan pertama pakaian tokoh Lamekh, ayah Noah, Noah, orang-orang jahat keturunan Cain yang mengenakan sejenis jeans, rompi dan […]

Read more

Paradigma Baru Arkeologi Islam: Keabadian Muhammad

Keabadian, kekekalan, kelanggengan tidak pernah ada di dunia. Ia adalah sebuah istilah yang hanya ada di alam akhirat, yakni dimensi alam yang tidak bisa digapai hanya oleh keterbatasan indera manusia seperti penglihatan mata, pendengaran telinga, penciuman hidung. Pendek kata, tidak ada sesuatupun di dunia ini yang kekal […]

Read more

Dengan QURBAN Hamba Didekatkan (QURB) Kepada-Nya

Momentum Terpenting Idul Adha adalah saat hamba memasuki ‘waktu tidak berwaktu’ ketika menghadap Yang Mahaesa dengan menyembelih ke-aku-an diri. Dengan usaha mendekat (taqarrub) kepada Allah melalui qurban, hamba didekatkan (qurb) sampai tingkat terdekat (Muqarrabin), di mana pada puncak kedekatannya hamba kehilangan qiblat karena “ke mana pun berpaling […]

Read more