global.pesantren@yahoo.com

Selamat! Atlas Wali Songo Dinobatkan Buku Terbaik 2014 Memperoleh IBF Award

Jakarta, NU Online
atlas-wali-songo-agus-sunyoto        Buku “Atlas Wali Songo” karya Agus Sunyoto yang diterbitkan Pustaka Iiman dinobatkan sebagai “Buku Terbaik Nonfiksi Dewasa 2014″ versi Islamic Book Fair. Penobatan digelar di Gelora Bung Karno, Sabtu malam (1/3).
Buku karya Wakil Ketua Pengurus Pusat Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama tersebut, menyisihkan nominasi lainnya yaitu Cak Nur, Banyak Jalan Menuju Tuhan karya Budhy Munawar Rachman (Mizan), Hijama or Oxidant Drainage Therapy (ODT) karya Azib Susiyanto, Sy (Gema Insani), Kaidah Tafsir karya Quraish Shihab (Lentera Hati), The New World Order karya Jagad A.Purbawati (Pustaka Al-kautsar).
Penganugerahan buku tersebut diserahkan Ketua Dewan Pertimbangan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Pusat Setia Dharma Madjid kepada Agus Sunyoto.
Dalam sambutannya, Agus Sunyoto mengatakan, penulisan buku Atlas Wali Songo banyak mengalami hambatan sampai tertunda sekitar 3 tahun, “Alhamdulillah dan mendapat pengakuan di Islamic Book Fair,” katanya.
Ia menerangkan, buku Atlas Wali Songo memaparkan tokoh-tokoh penyebar Islam yang rela meninggalkan tempat tinggal, kampung halaman, harta benda, dan negara, datang ke Indonesia, hanya untuk menyebarkan Islam. “Tokoh-tokoh ini, bukan tokoh-tokoh fiktif, namun benar-benar ada,” tegasnya.

Launching Awal Atlas Wali Songo di PBNU 2012

Launching Awal Atlas Wali Songo di PBNU 2012

Ketua Dewan Juri, KH Nasaruddin Umar mengatakan, Atlas Wali Songo menyisihkan ratusan buku lain yang diajukan panitia. Kemudian dibaca dewan juri selama 4 bulan. Lalu ditentukan 10 besar buku terbaik.
”Penilaian isi, proses pemilihan buku, betul-betul bukan penilaian sesaat dan dangkal, tapi berdasarkan proses yang ketat,” tegas Wakil Menteri Agama RI ini pada pidato pertanggungjawaban dewan juri.
Selain kategori itu, Islamic Book Fair juga menobatkan kategori lain, yaitu nonfiksi anak, fiksi anak, fiksi dewasa, buku terjemahan, dan tokoh perbukuan. Kemudian, tahun ini ditambah dua kategori lagi, yaitu kategori ilustrasi dan design cover.
Islamic Book Fair 2014 telah dimulai 28 Februari dan akan berlangsung sampai 9 maret 2014, di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. (Abdullah Alawi).

Atlas Walisongo Dinobatkan Buku Terbaik 2014

Menunggu Pengumuman Pemenang Nominasi

Menunggu Pengumuman Pemenang Nominasi

Jakarta (beritajatim.com) – Buku ‘Atlas Wali Songo’ karya Agus Sunyoto yang diterbitkan Pustaka Iiman dinobatkan sebagai ‘Buku Terbaik Nonfiksi Dewasa 2014′ versi Islamic Book Fair. Buku karya Wakil Ketua Pengurus Pusat Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama tersebut menyisihkan beberapa nominasi.
Adapun buku yang masuk nominasi adalah ‘Cak Nur, Banyak Jalan Menuju Tuhan’ karya Budhy Munawar Rachman (Mizan), ‘Hijama or Oxidant Drainage Therapy’ (ODT) karya Azib Susiyanto, ‘Sy’ (Gema Insani), ‘Kaidah Tafsir’ karya Quraish Shihab (Lentera Hati), ‘The New World Order’ karya Jagad A.Purbawati (Pustaka Al-kautsar).
Penganugerahan buku tersebut diserahkan Ketua Dewan Pertimbangan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Pusat Setia Dharma Madjid kepada Agus Sunyoto.
Agus Sunyoto mengatakan, penulisan buku ‘Atlas Wali Songo’ banyak mengalami hambatan sampai tertunda sekitar 3 tahun, “Alhamdulillah dan mendapat pengakuan di Islamic Book Fair,” katanya seperti dilansir laman resmi PBNU, Minggu (2/3/2014).
walisongo-gusmus Agus  menerangkan, buku Atlas Wali Songo memaparkan tokoh-tokoh penyebar Islam yang rela meninggalkan tempat tinggal, kampung halaman, harta benda, dan negara, datang ke Indonesia, hanya untuk menyebarkan Islam. “Tokoh-tokoh ini, bukan tokoh-tokoh fiktif, namun benar-benar ada,” tegasnya.
Ketua Dewan Juri, KH Nasaruddin Umar mengatakan, ‘Atlas Wali Songo’ menyisihkan ratusan buku lain yang diajukan panitia. Kemudian dibaca dewan juri selama 4 bulan. Lalu ditentukan 10 besar buku terbaik. ”Penilaian isi, proses pemilihan buku, betul-betul bukan penilaian sesaat dan dangkal, tapi berdasarkan proses yang ketat,” tegas Prof Dr Nazaruddin Umar, Wakil Menteri Agama RI ini pada pidato pertanggungjawaban sebagai ketua dewan juri.
Selain kategori buku non fiksi dewasa itu, Islamic Book Fair juga menobatkan kategori lain, yaitu nonfiksi anak, fiksi anak, fiksi dewasa, buku terjemahan, dan tokoh perbukuan. Kemudian, tahun ini ditambah dua kategori lagi, yaitu kategori ilustrasi dan design cover terbaik.
Islamic Book Fair 2014 telah dimulai 28 Februari dan akan berlangsung sampai 9 maret 2014, di Gelora Bung Karno, Senaya, Jakarta. [isa/but]

 

 

4 Comments
  1. Alhamdulillah..ikut bergrmbira dan bersyukur ustadz…semoga menjadi buku yang bermanfaat dan terus berkarya ustadz.

  2. Ass…Selamat dan sukses mas..dari adik2 diringinrejo

  3. selamat buat bapak.

  4. Subhanallah wal hamdulillah wala illa hailullah allah akbar…….Selamat dan Sukses “ATLAS WALI SONGO” mendapat penghargaan “TERBAIK” Islamic Book Fair 2014……..allahumma sholi alla sayidina Muhammad….

Leave a Reply